PERPISAHAN
Ketika tiba saat perpisahan janganlah kalian berduka, sebab apa yang paling kalian kasihi darinya mungkin akan nampak lebih nyata dari kejauhan - seperti gunung yang nampak lebih agung terlihat dari padang dan dataran.
KATA TERINDAH
Kata yang paling indah di bibir umat manusia adalah kata ‘Ibu’, dan panggilan paling indah adalah ‘Ibuku’. Ini adalah kata penuh harapan dan cinta, kata manis dan baik yang keluar dari kedalaman hati.
SAHABAT SEJATI
Tidak ada sahabat sejati yang ada hanya kepentingan.
PERSAHABATAN
Persahabatan itu adalah tanggungjawaban yang manis, bukannya peluang.
SULUH HIDUP
Tuhan telah memasang suluh dalam hati kita yang menyinarkan pengetahuan dan keindahan;berdosalah mereka yang mematikan suluh itu dan menguburkannya ke dalam abu.
PENYAIR
Penyair adalah orang yang tidak bahagia, kerana betapa pun tinggi jiwa mereka, mereka tetap diselubungi airmata.
Penyair adalah adunan kegembiraan dan kepedihan dan ketakjuban, dengan sedikit kamus.
Penyair adalah raja yang tak bertakhta, yang duduk di dalam abu istananya dan cuba membangun khayalan daripada abu itu.
Penyair adalah burung yang membawa keajaiban. Dia lari dari kerajaan syurga lalu tiba di dunia ini untuk berkicau semerdu-merdunya dengan suara bergetar. Bila kita tidak memahaminya dengan cinta di hati, dia akan kembali mengepakkan sayapnya lalu terbang kembali ke negeri asalnya.
SUARA KEHIDUPANKU
Suara kehidupanku memang tak akan mampu menjangkau telinga kehidupanmu; tapi marilah kita cuba saling bicara barangkali kita dapat mengusir kesepian dan tidak merasa jemu.
KEINDAHAN KEHIDUPAN
Keindahan adalah kehidupan itu sendiri saat ia membuka tabir penutup wajahnya. Dan kalian adalah kehidupannya itu, kalianlah cadar itu. Keindahan adalah keabadian yag termangu di depan cermin. Dan kalian; adalah keabadian itu, kalianlah cermin itu.
RUMAH
Rumahmu tak akan menjadi sebuah sangkar, melainkan tiang utama sebuah kapal layar.
PUISI
Puisi bukanlah pendapat yang dinyatakan. Ia adalah lagu yang muncul daripada luka yang berdarah atau mulut yang tersenyum.
NILAI
Nilai dari seseorang itu di tentukan dari keberaniannya memikul tanggungjawab, mencintai hidup dan pekerjaannya.
PENDERITAAN
Penderitaan yang menyakitkan adalah koyaknya kulit pembungkus kesedaran- seperti pecahnya kulit buah supaya intinya terbuka merekah bagi sinar matahari yang tercurah.
Kalian memiliki takdir kepastian untuk merasakan penderitaan dan kepedihan. Jika hati kalian masih tergetar oleh rasa takjub menyaksikan keajaiban yang terjadi dalam kehidupan, maka pedihnya penderitaan tidak kalah menakjubkan daripada kesenangan.
Banyak di antara yang kalian menderita adalah pilihan kalian sendiri - ubat pahit kehidupan agar manusia sembuh dari luka hati dan penyakit jiwa. Percayalah tabib kehidupan dan teguk habis ramuan pahit itu dengan cekal dan tanpa bicara.
SAHABAT
Sahabat adalah keperluan jiwa yang mesti dipenuhi.
Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih dan kau subur dengan penuh rasa terima kasih.
Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu. Kerana kau menghampirinya saat hati lupa dan mencarinya saat jiwa memerlukan kedamaian.
SIKAP MANUSIA
Jauhkan aku dari manusia yang tidak mahu menyatakan kebenaran kecuali jika ia berniat menyakiti hati, dan dari manusia yang bersikap baik tapi berniat buruk, dan dari manusia yang mendapatkan penghargaan dengan jalan memperlihatkan kesalahan orang lain.
DUA HATI
Orang yang berjiwa besar memiliki dua hati; satu hati menangis dan yang satu lagi bersabar.
HUTANG KEHIDUPAN
Periksalah buku kenanganmu semalam, dan engkau akan tahu bahwa engkau masih berhutang kepada manusia dan kehidupan.
INSPIRASI
Inspirasi akan selalu bernyanyi; kerana inspirasi tidak pernah menjelaskan.
POHON
Pohon adalah syair yang ditulis bumi pada langit. Kita tebang pohon itu dan menjadikannya kertas, dan di atasnya kita tulis kehampaan kita.
FALSAFAH HIDUP
Hidup adalah kegelapan jika tanpa hasrat dan keinginan. Dan semua hasrat -keinginan adalah buta, jika tidak disertai pengetahuan . Dan pengetahuan adalah hampa jika tidak diikuti pelajaran. Dan setiap pelajaran akan sia-sia jika tidak disertai cinta
KERJA
Bekerja dengan rasa cinta, bererti menyatukan diri dengan diri kalian sendiri,dengan diri orang lain dan kepada Tuhan.
Tapi bagaimanakah bekerja dengan rasa cinta itu ? Bagaikan menenun kain dengan benang yang ditarik dari jantungmu, seolah-olah kekasihmu yang akan memakainya kelak.
LAGU GEMBIRA
Alangkah mulianya hati yang sedih tetapi dapat menyanyikan lagu kegembiraan bersama hati-hati yang gembira.
KEBEBASAN
Ada orang mengatakan padaku, “Jika engkau melihat ada hamba tertidur, jangan dibangunkan, barangkali ia sedang bermimpi akan kebebasan.”
Kujawab,”Jika engkau melihat ada hamba tertidur, bangunkan dia dan ajaklah berbicara tentang kebebasan.”
ORANG TERPUJI
Sungguh terpuji orang yang malu bila menerima pujian, dan tetap diam bila tertimpa fitnah.
BERJALAN SEIRINGAN
Aku akan berjalan bersama mereka yang berjalan. Kerana aku tidak akan berdiri diam sebagai penonton yang menyaksikan perarakan berlalu.
DOA
Doa adalah lagu hati yang membimbing ke arah singgahsana Tuhan meskipun ditingkah oleh suara ribuan orang yang sedang meratap.
PENYIKSAAN
Penyiksaan tidak membuat manusia tak bersalah jadi menderita: penindasan pun tak dapat menghancurkan manusia yang berada di pihak Kebenaran: Socrates tersenyum ketika disuruh minum racun, dan Stephen tersenyum ketika dihujani dengan lemparan batu. Yang benar-benar menyakitkan hati ialah kesedaran kita yang menentang penyiksaan dan penindasan itu, dan terasa pedih bila kita mengkhianatinya.
KATA-KATA
Kata-kata tidak mengenal waktu. Kamu harus mengucapkannya atau menuliskannya dengan menyedari akan keabadiannya.
BICARA WANITA
Bila dua orang wanita berbicara, mereka tidak mengatakan apa-apa; tetapi jika seorang saja yang berbicara, dia akan membuka semua tabir kehidupannya.
KESEDARAN
Aku tidak mengetahui kebenaran mutlak. Tetapi aku menyedari kebodohanku itu, dan di situlah terletak kehormatan dan pahalaku.
ILMU DAN AGAMA
Ilmu dan agama itu selalu sepakat, tetapi ilmu dan iman selalu bertengkar.
NILAI BURUK
Alangkah buruknya nilai kasih sayang yang meletakkan batu di satu sisi bangunan dan menghancurkan dinding di sisi lainnya.
MENUAI CINTA
Manusia tidak dapat menuai cinta sampai dia merasakan perpisahan yang menyedihkan, dan yang mampu membuka fikirannya, merasakan kesabaran yang pahit dan kesulitan yang menyedihkan.
KEHIDUPAN
Sebab kehidupan tidak berjalan mundur, pun tidak tenggelam dimasa lampau.
KERJA
Kerja adalah wujud nyata cinta. Bila kita tidak dapat bekerja dengan kecintaan, tapi hanya dengan kebencian, lebih baik tinggalkan pekerjaan itu. Lalu, duduklah di gerbang rumah ibadat dan terimalah derma dari mereka yang bekerja dengan penuh suka cita.
SELAMATKAN AKU
Selamatkan aku dari dia yang tidak mengatakan kebenaran kecuali kalau kebenaran itu menyakiti; dan dari orang yang berperilaku baik tetapi berniat buruk; dan dari dia yang memperoleh nilai dirinya dengan mencela orang lain.
CINTA
Salahlah bagi orang yang mengira bahwa cinta itu datang kerana pergaulan yang lama dan rayuan yang terus menerus.
Cinta adalah tunas pesona jiwa, dan jika tunas ini tak tercipta dalam sesaat, ia takkan tercipta bertahun-tahun atau bahkan abad.
CINTA
Ketika cinta memanggilmu maka dekatilah dia walau jalannya terjal berliku, jika cinta memelukmu maka dakaplah ia walau pedang di sela-sela sayapnya melukaimu.
CINTA
Cinta tidak menyedari kedalamannya dan terasa pada saat perpisahan pun tiba. Dan saat tangan laki-laki menyentuh tangan seorang perempuan mereka berdua telah menyentuh hati keabadian.
CINTA
Cinta adalah satu-satunya kebebasan di dunia kerana cinta itu membangkitkan semangat- hukum-hukum kemanusiaan dan gejala alami pun tak mampu mengubah perjalanannya.
CINTA
Jika cinta tidak dapat mengembalikan engkau kepadaku dalam kehidupan ini, pastilah cinta akan menyatukan kita dalam kehidupan yang akan datang
ATAS NAMA CINTA
Jangan kau kira cinta datang dari keakraban yang lama dan pendekatan yang tekun. Cinta adalah kesesuaian jiwa dan jika itu tak pernah ada, cinta tak akan pernah tercipta dalam hitungan tahun bahkan abad.
CINTA YANG BERLALU
Cinta berlalu di depan kita, terbalut dalam kerendahan hati; tetapi kita lari daripadanya dalam ketakutan, atau bersembunyi di dalam kegelapan; atau yang lain mengejarnya, untuk berbuat jahat atas namanya.
CINTA LELAKI
Setiap lelaki mencintai dua orang perempuan, yang pertama adalah imaginasinya dan yang kedua adalah yang belum dilahirkan.
TAKDIR CINTA
Aku mencintaimu kekasihku, sebelum kita berdekatan, sejak pertama kulihat engkau.
Aku tahu ini adalah takdir. Kita akan selalu bersama dan tidak akan ada yang memisahkan kita.
CINTA PERTAMA
Setiap orang muda pasti teringat cinta pertamanya dan mencuba menangkap kembali hari-hari asing itu, yang kenangannya mengubah perasaan direlung hatinya dan membuatnya begitu bahagia di sebalik, kepahitan yang penuh misteri.
LAFAZ CINTA
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana… seperti kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu… Aku ingin mencintaimu dengan sederhana… seperti isyarat yang tak sempat dikirimkan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada.
LAFAZ CINTA
Jangan menangis, Kekasihku… Janganlah menangis dan berbahagialah, kerana kita diikat bersama dalam cinta. Hanya dengan cinta yang indah… kita dapat bertahan terhadap derita kemiskinan, pahitnya kesedihan, dan duka perpisahan.
KALIMAH CINTA
Apa yang telah kucintai laksana seorang anak yang tak henti-hentinya aku mencintai… Dan, apa yang kucintai kini… akan kucintai sampai akhir hidupku, kerana cinta ialah semua yang dapat kucapai… dan tak ada yang akan mencabut diriku dari padanya
CINTA DAN AIRMATA
Cinta yang dibasuh oleh airmata akan tetap murni dan indah sentiasa.
WANITA
Seorang wanita telah dilengkapi oleh Tuhan dengan keindahan jiwa dan raga adalah suatu kebenaran, yang sekaligus nyata dan maya, yang hanya bisa kita fahami dengan cinta kasih, dan hanya bisa kita sentuh dengan kebajikan.
BANGSA
Manusia terbahagi dalam bangsa, negara dan segala perbatasan. Tanah airku adalah alam semesta. Aku warganegara dunia kemanusiaan.
KESENANGAN
Kesenangan adalah kesedihan yang terbuka bekasnya. Tawa dan airmata datang dari sumber yang sama.
Semakin dalam kesedihan menggoreskan luka ke dalam jiwa semakin mampu sang jiwa menampung kebahagiaan;
WARISAN
Manusia yang memperoleh kekayaannya oleh kerana warisan, membangun istananya dengan yang orang-orang miskin yang lemah.
RESAH HATI
Jika manusia kehilangan sahabatnya, dia akan melihat sekitarnya dan akan melihat sahabat-sahabatnya datang dan menghiburkannya. Akan tetapi apabila hati manusia kehilangan kedamaiannya, dimanakah dia akan menemukannya, bagaimanakah dia akan bisa
memperolehinya kembali?
JIWA
Tubuh mempunyai keinginan yang tidak kita ketahui. Mereka dipisahkan kerana alasan duniawi dan dipisahkan di hujung bumi. Namun jiwa tetap ada di tangan cinta… terus hidup… sampai kematian datang dan menyeret mereka kepada Tuhan.
LUAHAN
Setitiss airmata menyatukanku dengan mereka yang patah hati; seulas senyum menjadi sebuah tanda kebahagiaanku dalam kewujudan… Aku merasa lebih baik jika aku mati dalam hasrat dan kerinduan…dari aku hidup menjemukan dan putus asa.
LAGU KEINDAHAN
Jika kamu menyanyikan lagu tentang keindahan, walau sendirian di puncak gurun, kamu akan didengari.
DIRI
Dirimu terdiri dari dua; satu membayangkan ia mengetahui dirinya dan yang satu lagi membayangkan bahawa orang lain mengetahui ia.
TEMAN MENANGIS
Kamu mungkin akan melupakan orang yang tertawa denganmu, tetapi tidak mungkin melupakan orang yang pernah menangis denganmu.
PEMAHAMAN DIRI
Orang-orang berkata, jika ada yang dapat memahami dirinya sendiri, ia akan dapat memahami semua orang. Tapi aku berkata, jika ada yang mencintai orang lain, ia dapat mempelajari sesuatu tentang dirinya sendiri.
HATI LELAKI
Ramai wanita yang meminjam hati laki-laki; tapi sangat sedikit yang mampu memilikinya.
PENULIS
Kebanyakan penulis menampal fikiran-fikiran mereka yang tidak karuan dengan bahan tampalan daripada kamus.
HARTA BENDA
Harta benda yang tak punya batas, membunuh manusia perlahan dengan kepuasan yang berbisa. Kasih sayang membangunkannya dan pedih peri nestapa membuka jiwanya.
OBOR HATI
Tuhan telah menyalakan obor dalam hatimu yang memancarkan cahaya pengetahuan dan keindahan; sungguh berdosa jika kita memadamkannya dan mencampakkannya dalam abu.
KESEPIAN
Kesepianku lahir ketika orang-orang memuji kelemahan-kelemahanku yang ramah dan menyalahkan kebajikan-kebajikanku yang pendiam.
KEABADIAN PANTAI
Aku berjalan selalu di pantai ini. Antara pasir dan buih, Air pasang bakal menghapus jejakku. Dan angin kencang menyembur hilang buih putih. Namun lautan dan pantai akan tinggal abadi
MEMAHAMI TEMAN
Jika kamu tidak memahami teman kamu dalam semua keadaan, maka kamu tidak akan pernah memahaminya sampai bila-bila.
MANUSIA SAMA
Jika di dunia ini ada dua orang yang sama, maka dunia tidak akan cukup besar untuk menampung mereka.
MENCINTAI
Kekuatan untuk mencintai adalah anugerah terbesar yang diberikan Tuhan kepada manusia, sebab kekuatan itu tidak akan pernah direnggut dari manusia penuh berkat yang mencinta.
CERMIN DIRI
Ketika aku berdiri bagaikan sebuah cermin jernih di hadapanmu,
kamu memandang ke dalam diriku dan melihat bayanganmu. Kemudian kamu berkata,
Aku cinta kamu.
Tetapi sebenarnya, kamu mencintai dirimu dalam diriku
KEBIJAKSANAAN
Kebijaksanaan tidak lagi merupakan kebijaksanaan apabila ia menjadi terlalu angkuh untuk menangis, terlalu serius untuk tertawa, dan terlalu egois untuk melihat yang lain kecuali dirinya sendiri.
KEBENARAN
Diperlukan dua orang untuk menemui kebenaran; satu untuk mengucapkannya dan satu lagi untuk memahaminya.
NYANYIAN PANTAI
Apakah nyanyian laut berakhir di pantai atau dalam hati-hati mereka yang mendengarnya?
~ Mutiara Kata Khalil Gibran
Mutiara Kata Khalil Gibran
"Selingkuh Itu Terasa Nikmat"
Terasa nikmat, alasan utama perselingkuhan terjadi (Foto: Corbis)
SEKS, selalu menjadi hal pertama yang terlintas di pikiran ketika seseorang menyebut selingkuh. Nyatanya, selingkuh bisa jauh lebih rumit dari seks. Masih ada alasan lain yang membuat seseorang berselingkuh.
Bila alasan pria berselingkuh telah banyak diungkap karena alasan seks, kurang perhatian, ataupun kurang dihargai keberadaannya oleh pasangannya. Kini, penelitian terbaru menunjukkan pria lebih mungkin berselingkuh jika mereka secara signifikan lebih rendah-dari sisi finansial ataupun status sosial-dari pasangan mereka.
Penulis studi Christin Munsch mengembangkan studi tersebut setelah mendengar seorang teman prianya yang menjelaskan alasannya berselingkuh.
Si pria mengungkapkan, “Wanita menghasilkan banyak uang, wanita punya banyak teman, dan saya putuskan terikat hubungan bersama dengan wanita tersebut. Saya merasa benar-benar tak berdaya.”
Keluhan dari teman Muncsh tersebut pada akhirnya menjadi alasan Munsch menemukan, bahwa banyak pria yang berselingkuh daripada wanita. Hal ini disebabkan kesenjangan pendapatan, di mana merupakan faktor yang berkontribusi. Musch menduga, pengalaman hidup mereka dalam ancaman identitas gender. Demikian dikutip okezone dari Shine Yahoo, Jumat (20/8/2010).
Secara alami, pria yang tidak memiliki pekerjaan, harus menemukan sesuatu untuk mencurahkan energi mereka. Dan itu bukan dari pekerjaan. Namun, apakah benar bahwa pria yang lebih miskin daripada pasangannya kemungkinan selingkuhnya lebih besar? Ternyata tidak juga!
Faktanya, saat wanita berhenti memerhatikan pasangannya, karena mereka lebih sibuk dengan urusan membesarkan anak-anak, akan melebar kecenderungan si pria untuk mencari perhatian dari sumber di luar pernikahan.
Alasan lainnya, kadang-kadang mereka selingkuh karena tidak menginginkan keintiman dari hubungan seks, si pria merupakan pecandu seks, sering melakukan perjalanan bisnis, si pria mengharapkan usia yang lebih baik daripada wanita, evolusi, terjebak dan merasa bosan, serta teman-temannya melakukan perselingkuhan, dan sebagainya.
Kesimpulan dari berbagai rangkuman alasan pria yang didapatkan dari studi tersebut melahirkan satu kalimat. Karena selingkuh terasa nikmat.(nsa)
Movie Review The Tillman Story
Pat Tillman and his brother Kevin in “The Tillman Story.” That was probably the assumption of the military brass who concocted a bogus account of the combat death of Pat Tillman, a football star and a casualty of so-called friendly fire in Afghanistan in April 2004 at age 27. The official story initially had him saving the lives of fellow soldiers during a mountain ambush by the Taliban. It was a flag-waving, “Rambo”-worthy feel-good fantasy that played well on television. But as Amir Bar-Lev’s sorrowful, devastating documentary, “The Tillman Story,” reveals, not every soldier or every soldier’s family is willing to be so glorified. Tillman, who had the square-jawed face of a comic-book warrior, certainly looked the part, and some of the details of his life supported the image of him as a rampaging gung-ho patriot. He had quit the National Football League in the wake of 9/11 to join the Army Rangers, turning down a multimillion-dollar contract from the Arizona Cardinals. After his death he received a Silver Star for valor. But in other ways, Tillman didn’t fit the image. Thoughtful and private, he never made a public statement about his decision to enlist and asked that his privacy on the matter be respected. An avowed atheist, he studied the writings of Noam Chomsky and opposed the war in Iraq after serving a tour of duty there. Yet when the government and the N.F.L. secretly arranged for him to return to football without having to fulfill his commitment, he refused the deal, believing it was his duty to serve the three years for which he had signed up. His next stop was Afghanistan. Several weeks after Tillman was eulogized by President George W. Bush as a classic American war hero, the military announced that he had actually been killed by a stray bullet during the confusion known as “the fog of war.” The film, narrated by Josh Brolin, tells how members of the Tillman family would not let the story rest. The military gave them 3,000 pages of redacted documents covering the official investigation, perhaps assuming that the material was too voluminous to be studied in any depth. But in the Northern California home where Pat and his brothers Kevin (who fought beside Pat in Afghanistan) and Richard were raised, their mother, Mary Tillman, unearthed more and more disturbing facts, among them that the military had burned Pat’s uniform, body armor and diary. Mr. Bar-Lev’s clearsighted, emotionally steady documentary examines the family members’ deepening inquiry into the circumstances of Tillman’s death and chronicles their mounting rage at the military’s misappropriation of his story. The film visits the canyon where he died and the soldiers who were with him and heard his final words, in which he tried to alert the unidentified troops only 40 yards away that he was on their side. One theory expressed by Stan Goff, a retired special ops officer who assisted Ms. Tillman’s investigation, is that the soldiers responsible were itching for a firefight even though whatever threat existed had long passed. It is a fallacy, he says, to believe that young soldiers enter such situations reluctantly. In his words, “It’s an imposition of a level of wisdom and maturity on soldiers that doesn’t apply to 19-year-olds anywhere, ever.” The family’s outrage over the exploitation of their son boiled over in a letter that Tillman’s father, Pat Sr., wrote accusing the military of fraud. The letter led to an internal investigation and a Congressional hearing at which military leaders were grilled on what they knew about what the family asserted was a cover-up; their memories were vague. A midlevel general became the scapegoat and faced demotion. The Tillman family — especially Mary, Kevin and Tillman’s widow, Marie — emerge as noble souls still choking on their rage and frustration. Kevin, who had not spoken publicly of his brother’s death, is seen reading a bitter, excoriating statement at the hearing. This devastating film persuasively portrays them as finer, more morally sturdy people than the cynical chain of command that lied to them and used their son as a propaganda tool. The movie is rated R (Under 17 requires accompanying parent or adult guardian). It includes some profanity. THE TILLMAN STORY Opens on Friday in Manhattan. Directed by Amir Bar-Lev; written by Mr. Bar-Lev, Joe Bini and Mark Monroe; narrated by Josh Brolin; directors of photography, Sean Kirby and Igor Martinovic; edited by Joshua Altman, Mr. Bini and Gabriel Rhodes; music by Philip Sheppard; produced by John Battsek; released by the Weinstein Company. Running time: 1 hour 34 minutes.
When Heroism Means Finding Truth
What soldier, anticipating his death in combat, wouldn’t want to be remembered as a fallen hero who gave his life for his comrades? What grieving family wouldn’t accept the official account, however fraudulent, of a son or daughter’s heroism, stifle their doubts, keep their mouths shut and be content to find some comfort in the ritual honors?
BP Oil Spill Settlements Likely to Shield Top Defendants
WASHINGTON — People and businesses seeking a lump-sum settlement from BP’s $20 billion oil spill compensation fund will most likely have to waive their right to sue not only BP, but also all the other major defendants involved with the spill, according to internal documents from the lawyers handling the fund.
The documents — which include e-mails, draft and final versions of the protocols, claims forms and legal notes about the administration of the fund — provide the first definitive picture of who will be paid by the $20 billion fund, and how and when.
They also shed new light on the components of the payment plan that are likely to stir controversy, including the fund’s emphasis on geographic proximity as a determining factor for eligibility.
The fund is being administered by a prominent Washington lawyer, Kenneth R. Feinberg, who declined to be interviewed about the documents but verified their authenticity.
The eligibility requirements for compensation from the fund are similar to those of the 9/11 victims compensation fund, which Mr. Feinberg also handled. People affected by the spill seeking final settlements face a choice similar to that faced by the 9/11 victims: If they decide to sue instead of accepting a settlement, they could face years of litigation; and if they decide to accept the settlement, it could come before the full damage from the spill is known.
A key difference between the spill fund and the Sept. 11 victim compensation fund is the matter of geographic proximity. The 9/11 fund took that issue into account, but it was less controversial because that fund focused on compensating people injured in the terrorist attacks and families of those killed rather than adversely affected businesses.
Fishermen, shrimpers and seafood processors as well as hotel and restaurant owners with beachfront property in areas where oil washed ashore will have the easiest time getting reimbursed. An ice cream parlor or a golf course miles from the affected shore but along the main highway headed to the beach will probably not be eligible, the documents indicate.
Legal experts said that the eligibility criteria in the protocol, including the emphasis on proximity, make intuitive sense, but they will cut out large sectors of businesses and people that were indirectly but nonetheless deeply affected by the spill.
Examples of the kinds of businesses that may be excluded include a bait and tackle supply store in Raleigh, N.C., that equips much of the gulf’s fishermen; a gas station in Flomaton, Ala., alongside Highway 29, which heads to the Gulf Coast; and a beer distributor in Atlanta whose biggest contracts were with restaurant chains on the affected coast.
The documents say that people or businesses “in a community or municipality adjacent to a beach shoreline, marsh, bay or tributary of the gulf where oil or oil residues came ashore or appeared in the waters” will be given top priority.
Eligibility “will take into account, among other things, geographic proximity, nature of industry, and dependence upon injured natural resources,” the documents say.
The possible provision in the final oil spill settlement protocol requiring people to waive their right to sue companies other than BP that were working on the rig is also expected to face protest, legal experts said.
Those other companies related to the spill include Transocean, the operator of the Deepwater Horizon rig that exploded and sank in April; Halliburton, the company responsible for cementing the well; and Cameron International, the maker of the failed blowout preventer, a device designed to shut off a well.
Mr. Feinberg plans to publicly release the protocol for emergency payments on Friday and the protocol for the final settlement in the fall. The eligibility terms for both protocols will be nearly identical, though the burden of proof to qualify for a final settlement payment will be higher, the documents say.
Mr. Feinberg’s costs and compensation will come from the interest earned on the money that BP deposits in the fund. How much Mr. Feinberg is earning for his work is not known, but the documents indicate that his payment comes with no added contingencies that incentivize keeping reimbursements down.
Even though BP is the fund’s sole contributor so far, it may still be in its interest that the other companies linked to the spill be protected from claims because they could in turn try to sue BP for payment, said Richard Nagareda, a mass torts expert and law professor at Vanderbilt University.
While the protocol says that all workers injured or killed as a result of the explosion on the Deepwater Horizon or the spill are eligible to file claims, a letter sent by BP’s lawyers to Steve Gordon, a lawyer representing some of those workers, states otherwise.
The letter was handed over to the House Judiciary Committee, which is investigating liability issues and the claims process.
“To be clear, it is BP’s position, consistent with this indemnification, that any settlement between Transocean and any of its injured or deceased employees must include a full release of all BP entities from any and all claims or liability in connection with the Deepwater Horizon incident,” said the letter, from John T. Hickey, a lawyer for BP. “This full release of all BP entities would indeed bar any subsequent claims against the fund being established by BP and the claims facility that will be administered by Mr. Feinberg.”
Golkar Tolak Usulan Amandemen UUD 1945
"Sementara menurut kami nggak diperlukan, karena ini bisa menjadi pintu masuk untuk pasal-pasal lainnya di amandemen," kata Ketua DPP Partai Golkar bidang Politik Priyo Budi Santoso di Gedung DPR, Jl Gatot Subroto, Senayan, Jakarta, Jumat (20/8/2010).
Dia mengatakan, jika pun ada lembaga atau pihak yang mengusulkan adanya amandemen pada konstitusi saat ini, harus diketahui dulu motifnya apa. Sebab, kalau tidak berhati-hati, itu bisa menghancurkan konstitusi yang telah ada saat ini.
"Untuk mengubah amandemen kembali, nggak serta merta ikhtiar bagus, harus ada dasar dan motifnya apa. Kami agak berhati-hati (soal perubahan amandemen), sebab bisa saja ini pintu masuk seperti air bah," ujar Priyo.
Dia mengatakan ada baiknya semua pihak menghormati konstitusi yang telah diperjuangkan dan menjadi buah keberhasilan perjuangan reformasi Indonesia. Karena jika harus merombak apa yang telah berjalan baik selama ini tidaklah mudah untuk dilakukan.
Salah satu pimpinan DPR ini juga menyatakan, jika benar DPD ingin mengajukan amandemen itu hak mereka sebagai lembaga. Termasuk pernyataan kader Partai Demokrat yang mewacanakan jabatan presiden lebih dari 2 periode, bagi Priyo itu tidak perlu ditanggapi berlebihan. Tapi harus tetap berhati-hati.
"Silakan mereka (DPD) punya hak, sejauh mengizinkan kontitusi nggak apa-apa. Saya tahu lobi-lobi tengah berlangsung di DPD," jelas pria berkacamata ini.
"(Usulan) Ruhut, saya nggak tahu tapi ini kemunduran demokrasi, saya anjurkan ekstra hati-hati," tandasnya
Presiden SBY Teken Perpres BPIH 2010 Senin
Jakarta - Presiden SBY akan menandatangani peraturan presiden (perpres) tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2010 pada Senin 26 Juli mendatang. Menteri Agama Suryadharma Ali sudah melaporkan kesepakatan BPIH kepada presiden SBY Kamis kemarin.
"Senin Insya Allah perpres sudah ditandatangani," kata Kepala Biro Kepegawaian Kemenag, Ali Hadianto.
Hal itu disampaikan Ali dalam Pelatihan dan Pembekalan Petugas Panitia Penyelenggara Haji (PPIH) Arab Saudi 2010 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Jumat (23/7/2010).
Seperti diberitakan, pemerintah dan DPR sudah menetapkan BPIH 2010 rata-rata sebesar US$ 3.342, atau turun US$ 80 dari tahun lalu sebesar US$ 3.422.
Riciannya, biaya untuk penerbangan rata-rata sebesar US$ 1.720, biaya pelayanan umum untuk Kerajaan Arab Saudi US$ 277, biaya pemondokan di Makkah 2.850 riyal dan pemondokan di Madinah sebesar 600 riyal. Sementara untuk biaya hidup US$ 405.
Dirut Inco Mundur Karena Capai
JAKARTA - Direktur utama PT International Nickel Indonesia Tbk (Inco) Arif Siregar mengundurkan diri dari jabatannya sejak bulan ini. Pengunduran diri Arif akan diputuskan dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) pada Maret 2010.
"Saya sudah tidak memberikan statemen lagi atas nama Inco. Saya juga tidak bertanggung jawab lagi atas manajemen Inco," katanya di Jakarta, kemarin. Ia juga mengatakan, dirinya sudah mendapat persetujuan pengunduran diri dari manajemen Inco. "Inco bilang saya boleh mengundurkan diri, asalkan mau menjadi salah satu komisaris. Namun, saya belum memberi jawaban," ujarnya.
Mengenai alasan, Arif mengatakan, pengunduran dirinya dikarenakan akumulasi ketidakpuasan atas keputusan yang dikeluarkan manajemen. Dia juga menyatakan alasan usia yang sudah tua dan seharusnya pensiun. "Mestinya dua tahun lagi saya di posisi itu. Tapi saya sudah tua, mestinya saya sudah pensiun," ujarnya.
Saat ditanya mengenai calon penggantinya, Arief tidak mau berpendapat. "Penggantinya tidak tahu siapa, saya susah kalau kasih rekomendasi. Saya tidak mau campuri itu," katanya.
PT Inco Tbk adalah produsen nikel terbesar di Indonesia yang memiliki kilang di Sorowako, Sulawesi Selatan, dengan konsesi yang tesebar di Sulsel, Sulteng dan Sultra. Sebanyak 60,8 persen saham perseroan dimiliki oleh Vale Inco dari Kanada, salah satu produsen nikel terkemuka di dunia dan 20,1 persen oleh Sumitomo Metal Mining Co.,Ltd., Jepang. Sedangkan 20 persen sisanya dimiliki publik. (luq/kim)