Dalam diam kugoreskan sebentuk lukisan
Mungkin tidak indah tapi juga tidak buruk
Siapa saja boleh menilainya, bukan aku penentunya
Dalam sepi yang buram, mataku nanar menahan amarah
Yang entah apa ingin ku marahkan
Apakah cinta atau mungkin saja harapan-harapan yang tertunda
Dalam kosongnya hati, kuberharap masih bisa bernyanyi
Tapi tak kutemukan irama yang mengimbangi
Tak juga hati dapat menghayati
Kumulai dari gerimis, hingga angin mulai berhembus kencang
Kutengahi dari datangnya hujan deras, sampai petir mulai menyambar
Hingga di akhiri oleh badai sekalipun,
Tetap saja tulisan ini tidak cukup membuatku tenang,
Tidak mengurangi secuil kehilanganku,
Tidak pernah cukup baik untuk menyembuhkan kesedihanku
Jika saja hari ini aku dapat melihat masa depan
Tak akan menjadi sulit untuk berpura-pura sedih
Tapi kesedihan ini berawal dan berakhir tanpa pasti
0 komentar:
Posting Komentar